Batumandi, April 2026 – Semangat kompetensi dan profesionalisme terlihat nyata di SMK Negeri 1 Batumandi 208 siswa kelas XII mengikuti Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Tahun Pelajaran 2025/2026 yang digelar pada 20 hingga 22 April 2026. Kegiatan ini bukan sekadar ujian akhir, melainkan momentum penting bagi peserta didik untuk membuktikan kemampuan terbaik mereka sesuai bidang keahlian masing-masing sebelum terjun ke dunia kerja maupun industri.

UKK tahun ini melibatkan seluruh program keahlian di SMKN 1 Batumandi, mulai dari Teknik Komputer Jaringan dan Telekomunikasi (TJKT), Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB), Broadcasting dan Perfilman, Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL), hingga Desain Komunikasi Visual (DKV). Setiap jurusan menghadirkan tugas berbasis industri yang dirancang untuk mengukur keterampilan teknis, kreativitas, serta kesiapan siswa menghadapi kebutuhan dunia usaha dan dunia kerja yang terus berkembang.

Siswa TJKT diuji melalui implementasi jaringan LAN secara menyeluruh, mulai dari pengkabelan hingga dokumentasi jaringan. Program DPIB menugaskan peserta membuat gambar bangunan bertingkat lengkap dengan detail struktur konstruksi. Di bidang Broadcasting dan Perfilman, siswa memproduksi iklan layanan masyarakat dengan standar produksi profesional. Sementara itu, siswa AKL menjalankan praktik pembukuan terkomputerisasi berbasis studi kasus perusahaan, dan peserta DKV ditantang menciptakan poster promosi fesyen lokal yang mengangkat budaya kearifan daerah.

Pelaksanaan UKK ini menjadi bukti nyata komitmen SMKN 1 Batumandi dalam mewujudkan visi sekolah, yaitu mencetak lulusan unggul, berdaya saing, berkarakter, dan mampu berwirausaha. Melalui pembelajaran berbasis Teaching Factory, proyek industri, dan penguatan profil Pelajar Pancasila, sekolah terus mendorong lahirnya generasi muda yang siap menghadapi tantangan global sekaligus berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Dengan terselenggaranya UKK 2026, SMKN 1 Batumandi kembali menegaskan posisinya sebagai lembaga pendidikan vokasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Dukungan seluruh pihak, mulai dari guru, industri, orang tua, hingga pemerintah, menjadi kunci penting dalam menciptakan lulusan berkualitas. Mari bersama mendukung pendidikan vokasi yang maju, agar generasi muda Balangan semakin siap menjadi tenaga profesional, inovatif, dan membanggakan bangsa.